Memulai Bisnis Sampingan

10 Langkah Awal Memulai Bisnis Sampingan Bagi Karyawan

Memulai sebuah bisnis sampingan ketika Kamu masih bekerja sebagai karyawan adalah hal yang sulit. Tetapi, ini akan menjamin kemanan ekonomi bagi pelakunya.

Baca Juga: Alasan Mengapa Kamu Harus Memiliki Bisnis Sampingan

Sebelum bersiap dengan segala resiko yang terjadi, Kamu harus memiliki rencana yang matang.

Berikut adalah 10 langkah awal untuk memulai bisnis sampingan bagi Kamu yang masih menjadi karyawan:

1. Buat Sebuah Komitmen

Agak sulit tentunya untuk membuat sebuah komitmen untuk mengatur waktu secara rutin bagi bisnismu. Apalagi jika kamu sedang menjalani sebuah hubungan dengan lawan jenis. Pastinya, Kamu akan terus-menerus dipaksa untuk membuat keputusan sulit.

Untuk mengatasinya, Kamu bisa merangkum semua kegiatan yang biasa lakukan dalam seminggu. Kemudian, atur waktu yang akan kamu bagi untuk pekerjaan utama, keluarga, teman, dan pacar. Jangan lupa untuk memberi tahu orang-orang di sekitarmu bahwa Kamu akan sedikit lebih sibuk dari biasanya karena fokus menjalankan sebuah rencana baru.

2. Persiapkan Kekuatan dan Minat

Keahlian apa yang sekiranya dibutuhkan untuk memulai bisnis sampingan Kamu?

Setidaknya, Kamu memiliki beberapa keterampilan untuk menjalankan sebuah usaha. Jika tidak mempunyai skill atau keterampilan yang dibutuhkan, maka luangkanlah waktu sejenak untuk mempelajarinya. Atau, Kamu bisa mempekerjakan orang yang ahli untuk membantu menjalankan bisnismu.

Jika impian dan keterampilanmu tidak cocok, itu bukan sebuah masalah. Lihatlah di sekitarmu, banyak orang berbakat yang siap bekerja untukmu.

3. Menganalisa Ide Bisnismu

Fortune mengungkapkan penyebab dari sebuah usaha yang gagal, dimanakah letak kesalahannya?. Alasan pertama yang muncul adalah kurangnya kebutuhan pasar terhadap produk mereka. Hampir 50% kegagalan seorang pengusaha diakibatkan oleh alasan tersebut.

Pada perencanaan awal, Kamu perlu menganalisa ide bisnis sampingan milikmu. Sifat alami manusia adalah merasa selalu benar dan berpikir bahwa ide atau gagasan kita selalu luar biasa. Sayangnya, kita seringkali tidak sepenuhnya berpikir dan meneliti apakah konsep atau produk kita benar-benar dibutuhkan?.

Baca Juga: 10 Bisnis Sampingan Dengan Modal Minim

Dengan secara perlahan membangun bukti konsep dan analisa dari feedback pelanggan yang menjadi target, Kamu akan secara bertahap menciptakan solusi yang akan menyelesaikan masalah atau memenuhi kebutuhan mereka. Bisnismu akan berkembang melalui hal ini.

4. Ciptakan Sebuah Keunggulan dalam Persaingan Bisnis

Unggul dalam sebuah persaingan bisnis didefinisikan sebagai keuntungan tambahan yang memungkinkan Kamu untuk menghasilkan penjualan yang lebih besar. Atau, bisa juga untuk memungkinkan Kamu memperoleh dan mempertahankan lebih banyak pelanggan dari pada pesaingmu.

Keunggulan dalam persaingan bisnis bisa datang dari modal awal, penawaran produk, jaringan distribusi, hubungan yang strategis, atau dukungan dari pelanggan.

Mari kita ungkap secara terbuka. Kamu berbisnis tidak hanya bermodalkan mengisi kebutuhan pasar. Namun, juga harus melakukan inovasi-inovasi yang sedikit agak berbeda dengan yang saat ini sudah beredar di masyarakat.

5. Tetapkan Target yang Terukur, Terperinci, dan Realistis

Pasti Kamu tidak ingin melangkah tanpa mengetahui tujuan akhir, bukan?.

Tanpa menetapkan tujuan dan target dengan batas waktu yang realistis untuk diri sendiri, Kamu akan menghabiskan banyak waktu dalam sebuah perputaran roda.

Belajar dari pengalaman saya, akan lebih maksimal jika menetapkan target harian, mingguan, dan bulanan untuk diri sendiri. Perhitungan konstan ini akan membantu dalam mencapai tujuan baik jangka pendek maupun panjang.

Untuk permulaan, Kamu cukup mentargetkan hal kecil dan daftar hal yang harus dilakukan. Secara bertahap, Kamu akan mencapai waktu dimana Kamu siap memulai bisnis sampingan milikmu.

6. Menyusun Target-Target Yang Harus Dicapai Dalam Beberapa Waktu Kedepan

Menyusun target-target tujuan utama adalah hal penting. Akan susah jika kamu hanya membiarkannya mengalir tanpa membuat pandangan “akan seperti apa kedepannya?”.

Semisal minggu ini kamu ingin meluncurkan bisnismu, bulan depan kamu ingin memberi sedikit inovasi, tahun depan ingin membuka cabang, dan seterusnya.

Target-target yang Kamu susun akan memberi sedikit emosional support agar kamu tetap berada di jalan kesuksesan. Ditambah navigasi bisnismu akan lebih jelas dengan catatan target ini.

7. Lawan Kekuranganmu

Sudah pasti kamu akan merasa kurang puas jika membayar orang lain untuk merencanakan, merancang, dan menjalankan bisnis milikmu. Maka dari itu, Kamu perlu mengetahui apa-apa saja skill penting yang tidak kamu kuasai dalam menjalankan ide mu.

Kamu bisa mempelajarinya, seperti kursus, membaca buku, atau menjelajah di internet untuk menguasai skill dalam membangun bisnis milikmu.

8. Dapatkan Testimoni Positif dari Pelanggan

Jika tujuanmu adalah membangun produk atau jasa yang bermanfaat bagi orang, maka kamu perlu mencari testimoni dari pelangganmu. Testimoni ini bertujuan untuk mencari tau apakah produk atau layanan jasamu sudah memuaskan?. Selain itu, testimoni berguna untuk mengetahui apakah produk atau jasamu sudah memberi manfaat bagi para pelanggan.

9. Jangan Gabungkan Pekerjaan dan Bisnis

Mungkin saja, mencinptakan “versi yang sedikit berbeda” dari pekerjaan Kamu adalah hal yang menggoda. Namun, kontrak kerjamu jelas menetapkan bahwa Kamu tidak akan melakukannya. Selain itu, praktek menyaingi perusahaan tempat kamu bekerja bisa menghancurkan relasi yang mungkin saja bisa menguntungkan suatu saat nanti.

itulah sebabnya, jalan yang terbaik adalah meningkatkan kinerjamu di kantor, dan memperkuat bisnis milikmu di luar kantor.

Sebaiknya kamu tidak menjalankan bisnismu selama jam bekerja. Kamu juga perlu menahan diri agar tidak menggunakan fasilitas kantor pada dalam mengembangkan bisnismu. Ini termasuk tidak menggunakan komputer kantor, online tools, software, serta meminta bantu rekan kerjamu.

10. Pastikan Bahwa Usahamu Sudah Benar-Benar Lancar Sebelum Keluar dari Pekerjaan Utama

Point terakhir ini adalah point yang paling penting. Pastikan bahwa kamu sudah melewati masa kritis sebelum keluar dari pekerjaan mu.

Kesalahan orang-orang ketika memulai bisnis adalah, mereka terlalu tergesa-gesa keluar dari pekerjaan utama. Padahal bisnisnya masih terhitung baru, pemasukan belum pasti, dan masih membutuhkan suntikan dana segar. Tak apa sih jika Kamu adalah anak orang kaya, karena suntikan dana bukanlah masalah bagimu. Namun, tidak semua orang terlahir dari rahim seorang ratu. Itulah sebabnya, kamu perlu memastikan bahwa bisnismu sudah mempunyai pondasi yang kokoh sebelum keluar dari pekerjaan. Karena, kamu masih butuh banyak pemasukan untuk memenuhi kebutuhan bisnis serta dirimu sendiri.

Memulai bisnis sampingan sembari bekerja full time adalah hal yang sulit, namun itu bukanlah hal yang mustahil. Ada banyak jalan untuk menjadi wirausahawan. Silahkan pilih sendiri jalanmu, dan dirikanlah kerajaan bisnismu sendiri.

Post Author: Wafta Pedia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *