Wisata di Jogja - Yogyakarta

Tempat Wisata di Jogja: 10 Tujuan Destinasi Seru yang Wajib Dikunjungi

Pariwisata merupakan daya tarik paling utama dari Jogja. Objek wisata di Yogyakarta telah menyerap banyak kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara. Bentuk objek atau tempat wisata di Jogja meliputi keragaman budaya, pesona alam, dan minat khusus semisal pusat perbelanjaan malioboro. Secara geografis, Yogyakarta juga diuntungkan dengan jarak antar lokasi wisata yang tidak begitu jauh dan aksesnya yang mudah ditempuh.

Baca Juga: 10 Penginapan Murah di Jogja Dengan Harga Dibawah 100 Ribu

Berikut adalah tempat wisata yang bisa menjadi referensi untuk Kamu yang akan berlibur di Jogja.

[Update]

1. Candi Prambanan

Wisata di Jogja - Candi Prambanan
Candi Prambanan via: https://dolanyok.com/

Candi Prambanan merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia. Candi ini diperkirangan dibangun pada abad ke-9 masehi. Pembangunan Candi Prambanan dipersembahkan untuk Trimurti yang merupakan tiga dewa utama agama Hindu, yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah.

Wisata Budaya Candi Prambanan terletak di Jl. Raya Solo – Yogyakarta No.16, Kranggan, Bokoharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55571.

Untuk masuk ke Candi Prambanan, pengelola mengenakan biaya sebesar Rp. 40.000 bagi orang dewasa dan Rp. 30.000 bagi anak-anak dengan usia dibawah 10 tahun.

Jika berkunjung ke lokasi ini, dianjurkan datang saat pagi atau sore hari. Karena tempat ini sangat terik pada siang hari, mengingat sebagian besar lokasi Candi Prambanan hanyalah bebatuan purba dan tanah lapang.

2. Pusat Perbelanjaan di Jalan Malioboro

Wisata di Jogja - Jalan Malioboro Pada Malam Hari
Jalan Malioboro Pada Malam Hari via: https://id.wikipedia.org/

Malioboro merupakan salah satu kawasan jalan di Yogyakarta yang membentang dari Tugu Yogyakarta sampai ke persimpangan Kantor Pos Yogyakarta.

Jalan Malioboro sangat identik dengan pusat perbelanjaan kaki lima yang menyajikan aneka kerajinan tangan dan warung- warung lesehan. Malioboro bisa jadi tempat yang cocok untuk Kamu yang suka wisata malam. Selain pedagang kerajinan, oleh-oleh, dan warung kaki lima, Malioboro juga menjadi tempat pertunjukan para seniman yang mengekspresikan skill mereka semisal bermain musik, melukis, pantomim, dll.

3. Kampung Wisata Taman Sari

Wisata di Jogja - Kampung Wisata Taman Sari
Kampung Wisata Taman Sari via: https://id.wikipedia.org/

Berlokasi di Jalan Komplek Taman Sari, Kraton, Yogyakarta. Taman Sari memiliki daya tarik dari sisi artistik dan keunikan bangunannya. Keindahan bangunan sudah terlihat sejak kita berada di pintu masuk gerbang yang berukirkan ornamen-ornamen cantik.

Kompleks Taman Sari dibagi menjadi beberapa bagian. Yaitu danau serta pulau buatan di bagian Barat, Pemandian Umbuk Bingangun di bagian Selatan, Kolam Garjiwati dan Pasarean Ledok sari yang berada di bagian Selatan Pula. Di bagian Timur terdapat danau buatan, serta Kompleks Magangan yang terletak di sisi Tenggara.

Kampung Wisata Taman Sari buka dari jam 08.00 sampai pukul 17.00 WIB. Untuk tiket masuknya sendiri dikenai biaya retribusi sebesar Rp. 5.000 untuk wisatawan lokal dan Rp. 12.000 untuk wisatawan mancanegara.

4. Ratu Boko

Wisata di Jogja - Ratu Boko
Ratu Boko via: http://borobudurpark.com

Ratu Boko merupakan situs reruntuhan sebuah kerajaan, namun orang-orang sering menyebutnya dengan Candi Ratu Boko. Situs ini diperkirakan dibangun pada abad ke-8 oleh Wangsa Syailendra. Namun, kemudian alih oleh raja-raja dari Mataram Hindu.

Situs Ratu Boko atau Candi Ratu Boko terletak sekitar 3 km dari Candi Prambanan. Beralamat lengkap di Jalan Raya Piyungan – Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Lokasi bersejarah ini buka dari jam 06.00 hingga pukul 17.00 WIB.

5. Wisata Goa Pindul

Wisata Goa Pindul
Wisata Goa Pindul via: https://merahputih.com/

Goa pindul merupakan objek wisata alam yang terletak di Desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul, Yogyakarta. Goa Pindul merupakan tempat wisata yang unik karena Kamu bisa menyusuri Goa dengan cara menaiki ban pelampung mengikuti aliran sungai bawah tanah. Kegiatan tersebut biasa dikenal dengan nama Cave Tubing. Pemandangan stalaktit dan stalakmit akan membuat Kamu terkagum-kagum saat menyusuri Goa bawah tanah.

Objek wisata ini sudah terkenal dan menjadi ikon pariwisata di Gunung Kidul. Untuk jam operasional Goa Pindul, pengelola melayani wisatawan setiap hari, dimulai jam 06.30 hingga pukul 17.00 WIB.

6. Kebun Binatang Gembira Loka

Kebun Binatang Gembira Loka
Kebun Binatang Gembira Loka via: https://google.com

Gembira Loka merupakan kebun binatan yang berada di Kotagede, Yogyakarta. Kebun Binatang Gembira Loka berisi berbagai macam spesies seperti orangutan, gajah asia, simpanse, harimau, dan macam-macam hewan lain yang berasal dari belahan dunia. Kebun Binatang ini dibangun atas permintaan Sri Sultan Hamengkubuwono VII pada tahun 1933 yang menginginkan tempat hiburan untuk masyarakat Jogja.

Tempat wisata di Jogja yang satu ini juga menyediakan beberapa rekreasi lain yang tidak kalah menarik. Contohya Perahu Katamaran, yang dapat dinikmari wisatawan untuk berkeliling area danau buatan. Ada juga Mayang Tirta, salah satu fasilitas panggung pertunjukan bagi para wisatawan yang berkunjung ke Gembira Loka.

7. Taman Tebing Breksi

Taman Tebing Breksi
Taman Tebing Breksi via: https://travelspromo.com/

Jika dilihat, sekilas lokasi ini akan mengingatkan kita dengan Brown Canyon di Semarang. Ya, memang Tebing Breksi adalah bekas lokasi tambang yang instagramable. Pada awalnya, Tebing ini adalah lokasi tambang baru breksi yang menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat sekitar. Kemudian pada bulan Mei 2015, Sri Sultan Hamengku Buwono X menandatangani sebuah prasasti yang menetapkan Taman Tebing breksi menjadi salah satu lokasi cagar budaya. Namun, siapa yang mengira bahwa tebing ini berubah menjadi tempat wisata alam.

Jika naik ke atas tebing, Kamu bisa menikmati pemandangan Candi Barong, Gunung Merapi, Kota Jogja, Candi Prambanan, dan Candi Sojiwan. Kamu bisa juga menikmati panorama matahari terbit pada pagi hari, atau matahari terbenam pada sore hari. Dianjurkan untuk tidak datang pada siang hari, mengingat Taman Tebing Breksi hanya ada alam terbuka tanpa pohon rindang.

8. Goa Jomblang

Goa Jomblang
Goa Jomblang via: https://camerawisata.com/

Goa Jomblang merupakan goa yang berbentuk veritikal akibat runtuhnya permukaan tanah. Geopark Network menetapkan Goa Jomblang menjadi ikon wisata dikawasan Geopark Gunung Sewu. Atraksi alam favorit dari tempat ini adalah keindahan cahaya matahari yang masuk ke dalam goa, terkadang sampai menghasilkan biasan cahaya menjadi pelangi. Wisatawan sering menyebutnya sebagai Cahaya Dari Surga. Karena keindahan tersebut, objek wisata ini pernah menjadi lokasi shooting sebuah acara game show dari USA.

Di Goa Jomblang, wisatawan bisa menikmati pengalaman menyusuri goa bawah tanah ini. Ketika mencapai dasar, Kamu bisa melihat pemandangan tumbuhan-tumbuhan dari Goa Purba tersebut.

9. Hutan Pinus Mangunan Dlingo

Hutan Pinus Mangunan Dlingo
Hutan Pinus Mangunan Dlingo via: http://khatulistiwatravel.com/

Bosan dengan Top Selfie Magelang? Kamu bisa mengunjungi alternatif Hutan Pinus di Mangunan Dlingo yang berada di Bantul ini. Lokasi ini adalah area terbuka dengan pohon-pohon pinus yang menjulang tinggi di sekitarnya. Untuk menuju lokasi ini, bisa ditempuh dengan berkendara selama 60 menit dari pusat kota Jogja.

Pada awalnya, lokasi ini hanyalah kawasan tandus. Sampai akhirnya mendapat penghijauan berupa penanaman pohon pinus yang dikelola oleh Pengelola Hutan Mangunan. Namun secara administratif, kawasan Hutan Pinus Mangunan Dlingo masih menjadi hak Imogiri.

10. Gumuk Pasir Parangkusumo

Gumuk Pasir Parangkusumo
Gumuk Pasir Parangkusumo via: https://tripilarwisata.com

Mungkin, ini adalah destinasi wisata Jogja yang tidak dimiliki oleh daerah lain. Destinasi wisata yang mirip dengan lokasi ini hanya terletak di Mexico. Gumuk Pasir Parangkusumo merupakan gunukan pasir yang terbentuk secara alami dalam jangka waktu lama. Gumuk Pasir yang dulunya hanya dibiarkan menjadi tumpukan pasir kini telah menjelma menjadi tempat wisata favorit bagi wisatawan yang berlibur di Jogja.

Wisatawan akan merasakan sensasi seperti berada di gurun pasir ala-ala Timur Tengah. Selain pemandangan hamparan pasir, wisatawan bisa melakukan aktivitas seperti sand boarding. Mirip dengan snow boarding, namun kali ini menggunakan media pasir. Menarik, bukan?.

Post Author: Wafta Pedia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *